NAAAHH ,, biar gak penasaran nih , baca yang di bawah ini .
Menurut sejarah (ceileh sejarah) "ALAY" itu singkatan dari Anak Layangan.
Menurut Selo Soemaridjan :
- “Alay adalah perilaku remaja Indonesia, yang membuat dirinya merasa keren, cantik, hebat diantara yang lain. Hal ini bertentangan dengan sifat Rakyat Indonesia yang sopan, santun, dan ramah. Faktor yang menyebabkan bisa melalui media TV (sinetron), musisi dengan dandanan seperti itu dan ketidak mendukungnya faktor pemikiran.”
Menurut Koentjara Ningrat :
- “Alay adalah gejala yang dialami pemuda-pemudi Indonesia, yang ingin diakui statusnya diantara teman-temannya. Gejala ini akan mengubah gaya tulisan, dan gaya berpakain, sekaligus meningkatkan kenarsisan, yang cukup mengganggu masyarakat dunia maya (baca: Pengguna internet sejati,kayak blogger dan kaskuser). Diharapkan Sifat ini segera hilang, jika tidak akan mengganggu masyarakat sekitar”
itu menurut para pakar profesional yang udah bergelut sesuai di bidangnya , nahbagaimana definisi Alay menurut pakar Amatir Muhammad Chandra ?
kembali ke topik utama kita tadi , yaitu " Dosakah Menjadi Alay " ?
bagi saya pribadi , jujur dulu SAYA JUGA ALAY dalam menggunakan tata bahasa , tapi sesuai dengan trend pada saat itu , dmana saat itu Alay dalam menggunakan tulisan banyak di lakukan oleh teman-teman saya. namun seiring dengan perkembangan trend menggunakan tulisan Alay dalam tata bahasa tdk ana gunakan lagi
- " Alay adalah segala sesuatu hal yang di alami oleh orang yang membuatnya merasa percaya diri dengan penampilan dan gaya mereka "
kembali ke topik utama kita tadi , yaitu " Dosakah Menjadi Alay " ?
bagi saya pribadi , jujur dulu SAYA JUGA ALAY dalam menggunakan tata bahasa , tapi sesuai dengan trend pada saat itu , dmana saat itu Alay dalam menggunakan tulisan banyak di lakukan oleh teman-teman saya. namun seiring dengan perkembangan trend menggunakan tulisan Alay dalam tata bahasa tdk ana gunakan lagi
banyak yg mengatakan bahwa tata bahasa Alay merusak bahasa Indonesia.
Bbrapa sahabat kita yg lain mengatakan hal itu , namun jika seperti itu bagaimana dengan Aden =saya*dalam bahasa minang*, teman2 analainya , mungkin juga sobat pembaca yg menggunakan kode2 emoticon yahoo dalam berkomentar di dunia maya seperti " :)) , :) , :-bd , dll " nah , apakah hal itu juga merusak tata bahasa ?
bagi ana Alay tidak menjadi masalah apabila sesuai dengan koridor yg positif dan tidak merusak moral bangsa. jika di permasalahkan ttng cara berpkaian orang Alay , ana pikir selagi itu masih sopan , gak ada masalahnya.
tapi inget yang bagi sobat yang masih pelajar seperti aden , jangan smpai menulis catatan dengan tata bahasa alay , karena itu tentu tidak sesuai dengan koridornya :)
Bbrapa sahabat kita yg lain mengatakan hal itu , namun jika seperti itu bagaimana dengan Aden =saya*dalam bahasa minang*, teman2 analainya , mungkin juga sobat pembaca yg menggunakan kode2 emoticon yahoo dalam berkomentar di dunia maya seperti " :)) , :) , :-bd , dll " nah , apakah hal itu juga merusak tata bahasa ?
bagi ana Alay tidak menjadi masalah apabila sesuai dengan koridor yg positif dan tidak merusak moral bangsa. jika di permasalahkan ttng cara berpkaian orang Alay , ana pikir selagi itu masih sopan , gak ada masalahnya.
tapi inget yang bagi sobat yang masih pelajar seperti aden , jangan smpai menulis catatan dengan tata bahasa alay , karena itu tentu tidak sesuai dengan koridornya :)
lanjuut ke pembahasan selanjutnya , jika belum bisa menjawab pertanyaan di atas , bacalah lebih lengkap tentang ke-ALAYan yang merajalela
banyak yang bilang ciri-ciri ALAY itu kayak gini neh :
1. Anak Kampung
Kenapa mereka bisa berkata seperti itu ya? gue sendiri masih bingung. Mungkin gara-gara, rata-rata alay itu merupakan sebagian dari anak-anak yang kurang gaul yang berusaha menjadi gaul dengan cara penampilan atau tulisany yang so’ di gaul-gaulin. contoh: mereka berkata alay itu berpenampilan celana yang terlalu hipster, memakai celana kotak-kotak, rambut kaya andika kangen band, dan lain-lain. Dan dari segi tulisan mereka berpendapat tulisan alay itu gede kecil (iNtaN nAbiLa). Atau mungkin dalam tulisan mereka terdapat angka-angak (1nt4n n4b1l4). atau mungkin keduanya digabungin. Temen gue juga ada yang mengkategorikan alay modern, misalnya kaya gini tulisannya (akuh saiiank kmuh sangadh) -oke, kalo ngeliat tulisan itu, sepertinya dulu gue pernah jadi alay modern (Oh nooooooo) -__-”. Dan detik ini juga gue ngerasa menjadi orang paling bodoh sedunia.
2. Anak-anak yang nggak jelas suka nongkrong2, terus manggil2 “cewe”
Paling males ngga sih lo kalo lo lagi naek motor, jalan, lari, kayang (maaf tidak masuk dalam kategori), atau lagi jalan sama temen suka ada yang manggil “ceewweeeeee” terus siul-siul deh. Anda kaget kenapa saya bisa tau? Saya bukanlah seorang Mentalist (tapi seorang ilusonis, lho?), tapi saya juga cewe, jadi saya juga pernah mengalami hal-hal seperti itu. Lalu ingat kah anda? biasanya orang-orang seperti itu sedang berkumpul bersama teman-temannya di suatu tempat khusus yang hampir setiap hari mereka datangi. Nah, apakah anda pernah memikirkan? mengapa mereka seperti itu? Kalau saya setiap hari, tapi tak pernah menemukan jawabannya. Kalau ada yang tau contact saya saja.
3. Kalo di mall selalu bawa headset buat dengerin lagu lewat handphone(baca no 1).
4. Sok EMO tapi ditanya sejarahnya emo ga tau.
5. Sok pengen 'gaul' mau ngikutin tren yang sekarang tapi terlalu LEBAY .Contoh: nge-mix baju ga kira kira ; baju ijo, celana kotak kotak, sepatu merah,kacamata biru! NORAK !. Intinya berpakaian seperti pergi ke pesta kostum.
6. Berhubung abegong baru kenal yang namanya kamera ,dimana-mana SELALU ada acara yg namanya 'putu putu narziz' .Entah itu di sekolah, WC, mobil, kamar, stasiun, angkot,dll.
7. Fotonya dengan bermacam gaya, mulai dari gaya di imut imutin,dideketin lampu biar 'terang banget' (serasa foto di studio foto dengan flash lengkap),foto deket banget dari wajah (biar busuknya tidak terlihat, tapi jerawat segede duren jadi keliatan),foto dari atas (baca no 4).
8. Nongkrongnya di facebook, twitter, maybe friendster (masih jaman gak sih )
9. T U L I S A N
> - iya : ia
> - kamu: kamuh, kammo, kamoh, kamuwh, kamyu, qamu, etc
> - aku : akyu,aq,akko,akkoh,aquwh,etc
> - maaf: mu'uph,muphs,maav,etc
> - sorry: cowyie,cory,tory(?),etc
> - add : ett,etths,aad,edd,etc
> - for : vo,fur(zz),pols,etc
> - lagi : agi,agy
> - makan: mums,mu'umhs,etc
> - lucu : lutchuw,uchul,luthu,etc
> - siapa: cppa,cp,ciuppu,siappva,etc
> - apa : uppu,apva,aps,etc
> - narsis: narciezt,narciest,etc
10. Berhubung abegong ini anak gaoels di Facebook, Twitter, kalau sedang ONLEND pengennya di comment-in orang-orang yang padahal setiap hari juga ketemu langsung .Untuk memberi tahu kedatangan mereka ,mereka pun membuat pengumuman-yang-sangat-tidak-penting dengan cara menulis hal hal yang tidak jelas
4. Sok EMO tapi ditanya sejarahnya emo ga tau.
5. Sok pengen 'gaul' mau ngikutin tren yang sekarang tapi terlalu LEBAY .Contoh: nge-mix baju ga kira kira ; baju ijo, celana kotak kotak, sepatu merah,kacamata biru! NORAK !. Intinya berpakaian seperti pergi ke pesta kostum.
6. Berhubung abegong baru kenal yang namanya kamera ,dimana-mana SELALU ada acara yg namanya 'putu putu narziz' .Entah itu di sekolah, WC, mobil, kamar, stasiun, angkot,dll.
7. Fotonya dengan bermacam gaya, mulai dari gaya di imut imutin,dideketin lampu biar 'terang banget' (serasa foto di studio foto dengan flash lengkap),foto deket banget dari wajah (biar busuknya tidak terlihat, tapi jerawat segede duren jadi keliatan),foto dari atas (baca no 4).
8. Nongkrongnya di facebook, twitter, maybe friendster (masih jaman gak sih )
9. T U L I S A N
> - iya : ia
> - kamu: kamuh, kammo, kamoh, kamuwh, kamyu, qamu, etc
> - aku : akyu,aq,akko,akkoh,aquwh,etc
> - maaf: mu'uph,muphs,maav,etc
> - sorry: cowyie,cory,tory(?),etc
> - add : ett,etths,aad,edd,etc
> - for : vo,fur(zz),pols,etc
> - lagi : agi,agy
> - makan: mums,mu'umhs,etc
> - lucu : lutchuw,uchul,luthu,etc
> - siapa: cppa,cp,ciuppu,siappva,etc
> - apa : uppu,apva,aps,etc
> - narsis: narciezt,narciest,etc
10. Berhubung abegong ini anak gaoels di Facebook, Twitter, kalau sedang ONLEND pengennya di comment-in orang-orang yang padahal setiap hari juga ketemu langsung .Untuk memberi tahu kedatangan mereka ,mereka pun membuat pengumuman-yang-sangat-tidak-penting dengan cara menulis hal hal yang tidak jelas
YAAA, kawan kawan itulah sekilas tentang apa sih itu "ALAY" ,, sekarang mungkin kalian bisa menjawab "Berdosakah aku jika menjadi ALAY ??" xD
.
Posting yang sangat bagus. Lengkap dengan kutipannya. Mantab. Saya jadi baru tahu kalo para sosiolog juga membahasnya. Sebagai koreksi yang betul Selo Soemardjan atau Selo Sumarjan ejaan lain. Beliau adalah sosiolog senior Indonesia lulusan Cornell University :)
BalasHapusGood job Ulya
thank's miss ,:)
BalasHapus